Berita Terbaru
Kamis, 19 April 2012 20:46

Merayakan HUT yang ke-13, Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) menggelar syukuran dan bakti sosial penyerahan kaki dan tangan palsu pada Sabtu (14/4). Acara yang bertempat di Aula Perhimpunan INTI Jakarta, MGK Kemayoran, Jakarta, tersebut bekerjasama dengan Yayasan Kasih Tuna Daksa Jakarta serta turut dihadiri oleh jajaran pengurus INTI serta tokoh-tokoh Tionghoa.

Sebelum memulai acara baksos penyerahan kaki dan tangan palsu, Perhimpunan INTI terlebih dahulu menggelar acara syukuran atas HUT ke-13 dari Perhimpunan INTI. Acara syukuran tersebut dilakukan secara simbolis dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua INTI Jakarta, Benny G Setiono. Dalam kegiatan tersebut, Perhimpunan INTI menyerahkan bantuan kaki dan tangan palsu sebanyak 30 buah. Kaki dan tangan palsu tersebut di terima langsung oleh penghuni dari Yayasan Tuna Daksa Jakarta. Selain itu, Perhimpunan INTI juga mengajak para penerima kaki dan tangan palsu untuk makan siang bersama.

Selamat datang di situs resmi Perhimpunan INTI

home.jpgPerhimpunan INTI merupakan organisasi massa yang bersifat kebangsaan sesuai semangat Mukadimah UUD 1945, bebas, egaliter, pluralis, inklusif, demokratis, tidak bernaung dan mengikatkan diri kepada salah satu partai politik dan terbuka bagi semua Warga Negara Indonesia yang setuju pada AD/ART INTI.

selengkapnya..

Kata Mutiara
Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah.
- Lao Tze-
Agenda
Profil Pilihan
Kamis, 19 April 2012 21:19

Program Beasiswa Pelangi mempunyai team psikolog relawan yang membantu dalam proses seleksi dan pembinaan anak - anak Pelangi.

Mereka adalah Tanti Sunnynawati Dewi, Kartika Chandra Kirana, dan Ollyvia Yanuar.
Siapakah mereka, apa latar belakangnya.
Mari kita berkenalan.


Data Terbaru
Jumat, 30 Maret 2012 08:08
Benny G. Setiono

Buku istimewa ini ditullisa oleh orang biasa (non-Sejarawan). Dan mungkin justru di situlah keistimewaan buku ini. Namun meski bukan berlatar belakang sejarah, sang penulis dengan berbekal tumpukan dokumen berhasil merekonstruksi berbagai peristiwa sejarah. Khususnya nasib orang Tionghoa dalam berbagai perubahan besar politik di negeri ini. Tak banyak orang yang memotret setiap kejadian penting yang sebetulnya selalu meletakan kembali orang Tionghoa Indonesia dalam kegamangan. Dalam setiap pergolakan politik isu anti Tionghoa selalu menjadi bahan politisasi dan ujungnya adalah terjadi proses "pen-Cina-an" kembali orang Tionghoa.

Buku ini kaya akan informasi termasuk berbagai informasi yang selama ini disembunyikan oleh rezim Orde Baru. Politik kesengajaan yang dikemudian hari menggiring orang Tionghoa untuk dinamai sebagai Binatang Ekonomi.

Untuk Mendownload Klik di sini :

Tionghoa Dalam Pusaran Politik (43,5 MB)

 


Artikel Terbaru
Senin, 20 Pebruari 2012 15:34
GEMA INTI (Generasi Muda Perhimpunan INTI) akan menyelenggarakan Festival Budaya Pelangi Nusantara pada hari Minggu, 26 Februari 2012, pukul 09.00 - 23.00 WIB di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.


Jajak Pendapat